Lewati ke konten
Coba Pro Gratis

Waktu Sholat Hari Ini

Jadwal sholat lima waktu hari ini di lokasi Anda — dihitung dengan metode resmi Kementerian Agama RI (Kemenag). Sholat adalah tiang agama dan amal pertama yang dihisab di hari kiamat.

Sholat lima waktu hari ini · Jakarta

Lokasi default — aktifkan lokasi di peramban Anda untuk akurasi yang lebih baik.

Metode hitung: Kemenag RI (Subuh 20°, Isya 18°).

Sholat — tiang agama Islam

Sholat adalah rukun Islam yang kedua setelah dua kalimat syahadat, dan menjadi tiang agama. Rasulullah ﷺ bersabda: “Pokok dari segala urusan adalah Islam, tiangnya adalah sholat, dan puncaknya adalah jihad di jalan Allah” (HR. Tirmidzi 2616 — disahihkan Al-Albani). Allah ﷻ berfirman: “Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”(QS. An-Nisa: 103) — yakni difardhukan pada waktu-waktu tertentu yang tidak boleh ditunda tanpa udzur syar'i.

Sholat difardhukan langsung oleh Allah ﷻ tanpa perantara saat peristiwa Isra Mi'raj — menunjukkan kedudukannya yang sangat tinggi. Pada hari kiamat, sholat adalah amal pertama yang dihisab: “Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah sholatnya. Jika baik sholatnya maka sungguh ia beruntung dan selamat” (HR. Tirmidzi 413, Nasai 465).

Penentuan waktu sholat

  • Subuh: dimulai saat terbit fajar shadiq (cahaya horizontal di ufuk timur) sampai terbit matahari (syuruq). Kemenag pakai sudut 20° di bawah ufuk.
  • Syuruq: bukan waktu sholat fardhu — menandai akhir waktu Subuh. Sholat dimakruhkan hingga matahari naik sekitar satu tombak (~15 menit).
  • Dzuhur: dimulai saat matahari tergelincir dari titik tertinggi (zawal) sampai bayangan benda sama panjang dengan bendanya.
  • Ashar: dimulai saat bayangan sama panjang (mazhab jumhur) sampai terbenam matahari. Rasulullah ﷺ memperingatkan keras tentang menunda Ashar.
  • Maghrib: dimulai setelah terbenamnya seluruh piringan matahari sampai hilang syafaq merah. Disunnahkan menyegerakannya.
  • Isya: dimulai setelah hilang syafaq merah sampai pertengahan malam. Kemenag pakai sudut 18° di bawah ufuk.

Metode hisab Kemenag — standar Indonesia

Kementerian Agama RI menetapkan metode hisab dengan sudut Subuh 20° dan Isya 18° sebagaimana tertuang dalam Pedoman Hisab BHR (Badan Hisab dan Rukyat). Metode ini adalah hasil ijtihad ulama Indonesia yang diwakili MUI, NU, dan Muhammadiyah, dan dipakai oleh hampir seluruh masjid di Indonesia. Tabel jadwal sholat di atas dihitung otomatis menggunakan metode ini berdasarkan posisi geografis lokasi Anda dan tanggal hari ini.

Halaman per-sholat (lengkap dengan kota besar)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja sholat lima waktu dan jumlah rakaatnya?
Sholat lima waktu yang difardhukan kepada setiap muslim: (1) Subuh — 2 rakaat, dikerjakan antara terbit fajar shadiq dan terbit matahari; (2) Dzuhur — 4 rakaat, dimulai setelah matahari tergelincir dari titik tertinggi; (3) Ashar — 4 rakaat, dimulai ketika bayangan benda menyamai panjang bendanya (mazhab Syafi'i, Maliki, Hanbali) atau dua kalinya (mazhab Hanafi); (4) Maghrib — 3 rakaat, dimulai setelah terbenamnya matahari sampai hilang syafaq merah; (5) Isya — 4 rakaat, dimulai setelah hilang syafaq merah sampai pertengahan malam. Total 17 rakaat fardhu per hari. Difardhukan pada peristiwa Isra Mi'raj.
Apa itu metode hisab Kemenag dan kenapa dipakai di Indonesia?
Metode hisab Kementerian Agama RI (Kemenag) menggunakan sudut Subuh 20° di bawah ufuk dan sudut Isya 18° di bawah ufuk, sesuai Pedoman Hisab Badan Hisab dan Rukyat (BHR). Metode ini dipakai sebagai standar resmi di seluruh Indonesia dan diadopsi oleh masjid-masjid besar serta aplikasi jadwal sholat nasional. Sudut 20° untuk Subuh dipilih sebagai hasil ijtihad ulama Indonesia (MUI, NU, Muhammadiyah) berdasarkan pengamatan empiris dan kehati-hatian agar batas akhir sahur tidak terlampaui. Halaman ini juga memakai metode ini secara otomatis untuk pengguna di Indonesia.
Bolehkah menjamak (menggabungkan) sholat?
Boleh dalam kondisi tertentu: dalam safar (perjalanan jauh ≥ jarak qashar), saat hujan deras yang menyulitkan ke masjid, sakit, atau alasan syar'i lainnya. Yang boleh dijamak adalah Dzuhur dengan Ashar, serta Maghrib dengan Isya. Subuh tidak boleh dijamak dengan sholat lainnya. Jamak ada dua jenis: jamak taqdim (sholat kedua dimajukan ke waktu pertama) dan jamak takhir (sholat pertama diakhirkan ke waktu kedua). Dalam safar, jamak biasanya digabung dengan qashar (mengurangi 4 rakaat menjadi 2 untuk Dzuhur, Ashar, dan Isya).
Apa hukum meninggalkan sholat dengan sengaja?
Mayoritas ulama (jumhur) menyatakan meninggalkan sholat dengan sengaja karena malas (bukan mengingkari kewajibannya) adalah dosa besar — pelakunya wajib bertaubat dan mengqadha sholat yang ditinggalkan. Sebagian ulama Hanbali bahkan menyatakannya kufur (di luar Islam) berdasarkan hadis: "Perjanjian antara kami dan mereka adalah sholat, maka barangsiapa meninggalkannya sungguh ia telah kafir" (HR. Tirmidzi 2621, Ibnu Majah 1079 — disahihkan Al-Albani). Yang menyatakan kekufuran karena pengingkaran terhadap kewajibannya disepakati seluruh ulama. Maka sholat tepat waktu adalah indikator iman dan ketakwaan kepada Allah ﷻ.

Tautan terkait